kutipan tangerang — puisi & refleksi —

puisi & refleksi dari Tangerang

Kota ini layak ditulis,
bukan hanya dilalui.

Baca puisi Lihat kutipan

Saya tulis tentang Tangerang bukan karena ia indah, tetapi karena ia jujur.

Setiap minggu satu tulisan: bisa puisi, bisa hanya satu kalimat. Lokasinya nyata — Cisadane, Pasar Lama, BSD, Karawaci, tol Jakarta-Merak. Tidak ada metafora yang berlebihan; tidak ada eksotisasi. Hanya catatan dari orang yang tinggal di sini cukup lama untuk tahu mana yang bohong dan mana yang asli.

81

TULISAN

45

PUISI

36

KUTIPAN

— pilihan terbaru —

Puisi · Cisadane

Cisadane Sore Hari

Sungai yang lebih tua dari kota ini — yang sudah hafal kapan jembatan dibangun dan kapan dirobohkan lagi.

baca lengkap →

Puisi (45)

semua puisi →
Puisi · Jatiuwung, Kota Tangerang

Pemuda Ojek Pangkalan Jatiuwung — Bersaing dengan Ojol, Setia dengan Pangkalan

Aku muda tapi mangkal di pangkalan, di zaman semua orang tinggal buka aplikasi.

Puisi · Curug

Embun Pagi Curug

Rumput basah, kabut tipis di sawah terakhir, dan kampung yang masih ingat dingin sebelum panas.

Puisi · BSD City

Pohon Mahoni di Boulevard BSD

Deretan mahoni yang ditanam developer, dan akar yang lebih sabar dari pembelinya.

Puisi · Alam Sutera, Tangerang Selatan

Tukang Bangunan di Proyek Alam Sutera — Matahari Terik dan Rindu Kampung

Aku bangun kota orang di bawah matahari yang tidak kenal ampun, sambil rindu rumah yang jauh di seberang laut.

Puisi · Cisadane

Sungai Cisadane Pagi

Kabut tipis, burung kuntul, dan sungai yang masih menjalankan tugasnya sebelum dunia bangun.

Puisi · Cisadane

Freelance Laptop di Cisadane

Kafe pinggir sungai, WiFi tiga garis, dan klien yang membayar dalam mata uang lain.

Puisi · BSD City

Magang Startup BSD

Gaji 1.5 juta, kos di Cisauk, dan portofolio yang dibangun lebih cepat dari tabungan.

Puisi · BSD, Tangerang Selatan

Penjahit Keliling Perumahan BSD — Sepeda, Mesin Jahit, dan Ibu-Ibu Kompleks

Aku bawa mesin jahit keliling kompleks, dan pekerjaanku sesederhana memendekkan celana orang.

Puisi · Alam Sutera

Kuli Proyek Alam Sutera

Mereka membangun apartemen yang tidak akan mereka tempati, dengan tangan yang bertambah keras setiap minggu.

Puisi · Summarecon Serpong

Lembur Summarecon Lantai 18

Pukul sebelas malam, lampu kantor masih nyala, dan kota di bawahnya sudah pulang lebih dulu.

Puisi · Curug

Warung Bakso Bu Nani di Curug — Ketemu Pembeli Lewat Google Maps

Warungku kecil di gang, tapi orang bisa menemukannya dari genggaman tangan.

Puisi · Gading Serpong

Surat Tangan dari Gading Serpong

Amplop putih di laci, tinta yang memudar, dan janji yang tidak ikut pindah rumah.

Puisi · Cisadane

Pacaran di Tepi Cisadane

Motor diparkir di pinggir tanggul, dua sosok diam, dan sungai yang tidak ikut campur.

Puisi · Tangerang - Jakarta

Sopir Bus Transjabodetabek Shift Pagi — Sebelum Kota Bangun

Aku sudah di jalan sebelum kota ini memutuskan untuk bangun.

Puisi · Cisoka

Kemarau di Cisoka

Tanah retak, sumur dalam, dan kesabaran kampung yang lebih tua dari musim.

Puisi · BSD City

Waktu di BSD

Jam di QBig, kalender Notion, dan minggu yang habis sebelum kita sempat mengingatnya.

Puisi · Cisadane

Cisadane Mengalir Pelan

Sungai yang tidak terburu-buru, bendungan yang menua, dan waktu yang tidak punya ukuran.

Puisi · Serpong, Tangerang Selatan

Pohon Ketapang Pinggir Jalan Serpong

Akarnya sudah lama memutuskan bahwa aspal bukan urusan mereka.

Puisi · Tol JORR

Meditasi di JORR

Macet sebagai latihan, lampu rem yang menyala dan padam, dan pernapasan yang tidak diburu siapa pun.

Puisi · Tangerang Kota

Mahasiswa Baru UMT

Ospek di kampus UMT, jaket merah, dan rasa asing pertama yang belum mereka tahu namanya.

Puisi · Tigaraksa

Tukang Becak Tigaraksa

Becak yang masih bertahan di antara ojol, dan profesi yang menua dengan sopan.

Puisi · Tangerang Selatan

Anak Rantau Tangsel

Empat tahun cukup lama untuk berhenti menyebut ini sementara.

Puisi · Cisoka

Anak SMA Cisoka Pulang Sore

Seragam putih abu di angkot 06, tas berat, dan mimpi yang masih belum diberi nama.

Puisi · Citra Raya

Ibu PKK Citra Raya

Rapat di balai warga, kerupuk merah, dan kekompakan yang lebih tua dari kompleksnya.

Puisi · BSD City

Tongkrongan Kopi BSD

Kafe ketiga gelombang, percakapan tentang AI, dan generasi yang belajar diam dari latte art.

Puisi · Cikupa

Puisi Buruh Perempuan Pabrik Cikupa — Mbok Titi, Shift Malam

Puisi buruh perempuan Cikupa: Mbok Titi melipat karton di pabrik Kawasan Industri Kabupaten Tangerang setiap malam, sementara jarinya tidak bisa ditekuk dan pemeriksaan dokter terus ditunda.

Puisi · Pamulang

TikTok Debat Caleg di Pamulang

Potongan debat 22 detik, musik trending, dan kebenaran yang kalah cepat dengan algoritma.

Puisi · Tigaraksa

Wawancara Radio Tigaraksa

Pertanyaan dibacakan dari kertas, jawaban yang sudah disiapkan, dan demokrasi yang tidak mendengar.

Puisi · Summarecon Serpong

Reels Politik di Summarecon

Crew video di lobby mall, lampu LED, dan demokrasi yang harus muat dalam 30 detik.

Puisi · Pamulang

Baliho Rusak di Pamulang

Wajah yang sobek karena angin, dan janji yang sobek karena tidak ada yang menjaganya.

Puisi · BSD City

Caleg Pamer Instagram BSD

Reels caleg di kafe specialty, kopi V60, dan citra yang lebih rapi dari trotoar Cikokol.

Puisi · Cipondoh

Pasar Cipondoh Pagi

Pukul lima pagi di Pasar Cipondoh — pikulan sayur masuk lebih dulu daripada matahari, dan harga ditetapkan sebelum ada yang menawar.

Puisi · Karawaci

Demo di Pintu Tol Karawaci

Buruh yang berhenti, kendaraan yang berhenti, dan sebuah negara yang lupa kapan berhenti.

Puisi · Tol Tangerang-Merak

Tol Merak Hari Kerja

Tol Merak hari Senin tidak macet seperti Jakarta-Cikampek. Sepi. Tapi setiap kendaraan yang lewat membawa cerita yang kita tidak akan pernah tahu.

Puisi · Bintaro

Hujan di Bintaro

Hujan sore di Bintaro Sektor 7. Tukang bakso berhenti di bawah pohon. Anak SD pulang sekolah dengan plastik di kepala. Bukan keluhan, bukan romansa.

Puisi · Cikokol

Kampanye di Trotoar Cikokol

Sound system di trotoar, anak-anak yang menari karena musiknya, bukan karena janjinya.

Puisi · Ciputat

Ciputat Jam Lima Sore

Ciputat jam lima sore — mahasiswa UIN pulang, pekerja Bintaro pulang, pasar tradisional buka lagi setelah jeda siang. Tiga arus yang bertemu di satu pertigaan.

Puisi · Anyer

Anyer Bukan Wisata

Anyer untuk turis adalah pantai. Anyer untuk nelayan adalah pekerjaan. Anyer untuk yang lahir di sini adalah rumah yang setiap tahun berubah karena pembangunan.

Puisi · Stasiun Tigaraksa

Stasiun Tigaraksa Malam

Stasiun Tigaraksa pukul sebelas malam — peron satu, kereta terakhir ke Maja, tukang bakso di luar stasiun yang sudah hafal jadwal.

Puisi · Cisadane

Cisadane Sore Hari

Sungai yang lebih tua dari kota ini — yang sudah hafal kapan jembatan dibangun dan kapan dirobohkan lagi.

Puisi · Tol Jakarta-Merak

Tol Jakarta-Merak, Hari Senin

Empat puluh kilometer yang ditempuh dalam tiga jam, dan kami semua memilih diam.

Puisi · Lippo Karawaci

Karawaci, Pukul Tiga Pagi

Kota yang tidak pernah tidur, tetapi pukul tiga pagi terlihat seperti foto yang dibekukan.

Puisi · Gading Serpong

Hujan di Gading Serpong

Hujan datang, mall yang biasa lengang tiba-tiba penuh — kota yang ternyata selalu butuh atap.

Puisi · Pasar Lama

Pasar Lama Tangerang

Klenteng Boen Tek Bio, Cina Benteng, dan kota yang lahir tiga ratus tahun sebelum BSD.

Puisi · BSD City

BSD Malam Minggu

Kafe di BSD, pemuda yang ngobrol tentang startup di Jakarta, dan mimpi yang ngantri di tol.

Kutipan (36)

semua kutipan →
Kutipan · Cibodas

Cuaca Ekstrim di Cibodas

Angin barat datang dari Cisoka, atap-atap bergoyang, dan kampung yang tidak punya BMKG sendiri.

Kutipan · Cikupa

Tanah Merah Cikupa Sebelum Hujan

Debu turun pelan, tanah memerah lebih dalam, dan langit menunggu izin.

Kutipan · Tigaraksa

Ojol Tigaraksa Tengah Malam

Order terakhir pukul satu — dia mengantar nasi goreng untuk orang yang juga sedang lembur.

Kutipan · AEON BSD

Cleaning Service AEON

Lantai dipel sebelum pintu dibuka — yang mengkilap diakui mall, yang lelah disimpan pribadi.

Kutipan · Tol Jakarta-Merak

Driver Pulang dari Jakarta

Lampu sein kanan menyala dua jam, dan dia ingat istrinya juga sedang menyalakan lampu teras.

Kutipan · BSD City

LDR BSD-Jakarta

Empat puluh kilometer saja, tapi tol JORR sanggup membuatnya terasa beda kota.

Kutipan · Cilenggang

Wedding di Cilenggang

Pengantin tua menikahkan anaknya — yang menua bukan janjinya, hanya tangannya.

Kutipan · Tigaraksa

Pertemuan di Stasiun Tigaraksa

Dia turun dari KRL terakhir, saya naik motor menjemput — kami tidak banyak bicara.

Kutipan · Karawaci

Cinta di Warung Karawaci

Dua piring nasi, satu air mineral dibagi dua — yang dihemat bukan uang.

Kutipan · Cikokol

Malam Cikokol Sebelum Hujan

Bau ozon di trotoar, lampu kuning, dan kota yang menahan napas sebentar.

Kutipan · Bintaro

Langit Bintaro Pagi

Pukul lima empat puluh, awan tipis di atas Sektor 7, dan jeda yang belum dimiliki siapa pun.

Kutipan · Curug

Sawah Curug yang Tersisa

Petak terakhir di antara gudang, padi yang menua tanpa pewaris.

Kutipan · Bintaro

Hujan di Belakang Bintaro

Hujan datang dari arah Pondok Aren, jatuh di kompleks, dan tidak bertanya kepada siapa.

Kutipan · Bintaro

Tetangga Baru di Bintaro

Pindahan jam tiga sore, mobil boks, dan senyum kecil yang tidak menjanjikan apa-apa.

Kutipan · Cilenggang

Nikahan di Cilenggang

Tenda biru, tetangga yang datang tanpa undangan, dan kebahagiaan yang tidak butuh hashtag.

Kutipan · Cikupa

Pedagang Pasar Cikupa

Subuh dia sudah berdiri, sore dia masih berdiri — yang berganti hanya wajah pembeli.

Kutipan · Cikupa

Driver Ojol Cikupa

Dia menunggu order di pos, bukan istirahat — istirahat sudah lama tidak gratis.

Kutipan · Tigaraksa

Janji Jalan Batu Tigaraksa

Lima kali kampanye, jalan itu masih batu — yang berubah hanya nama partai di baliho.

Kutipan · Bintaro

Kampung Juara di Bintaro

Plang baru dipasang, lampunya menyala dua minggu, sisanya kami sendiri yang menerangi.

Kutipan · Rajeg

Saksi TPS Rajeg Subuh

Mereka menjaga kotak, bukan suara — yang menjaga suara sudah pulang lebih dulu.

Kutipan · Pasar Anyar

Pemilu di Pasar Anyar

Pedagang sayur masih timbang seperti biasa — pemilu boleh ramai, kentang tetap harus dihitung.

Kutipan · Tol Jakarta-Merak

Spanduk Sepanjang Tol Merak

Lima puluh kilometer wajah, dan tidak satu pun yang menatap kami balik.

Kutipan · Cisauk

Ondel-Ondel Partai di Cisauk

Ondel-ondel dipinjam, warnanya diganti, tapi tariannya tetap milik kampung.

Kutipan · Curug

Survei Pintu Curug

Yang mereka tanya bukan apa yang kami butuh, tapi siapa yang akan kami pilih.

Kutipan · BSD City

Baliho Caleg di Pintu Tol BSD

Wajah-wajah yang tersenyum di atas, tapi yang menunggu kami di gardu adalah palang.

Kutipan · Tangerang

Tangerang Bukan Jakarta

Tangerang bukan Jakarta. Bukan pengganti, bukan tetangga, bukan kerabat — Tangerang adalah dirinya sendiri.

Kutipan · Cisadane

Sungai Mengingat

Yang ingin tahu sejarah kota, ikuti sungainya. Sungai selalu mengingat lebih banyak daripada gedung.

Kutipan · Tangerang

Hujan Tidak Pilih Orang

Di Tangerang yang banjir, hujan tidak pilih orang. Yang punya garasi dan yang tidur di gang sama-sama basah.

Kutipan · Tol Tangerang-Merak

Macet sebagai Pengingat

Macet adalah pengingat bahwa kita tidak sepenting yang kita kira. Kota tidak menunggu kita.

Kutipan · Pasar Lama

Pasar Lama vs Mall

Pasar Lama tidak harus seperti mall untuk tetap penting. Mall berusaha jadi pasar lama. Tidak pernah sebaliknya.

Kutipan · Karawaci

Kota Tempat Lahir

Kota tempat lahir tidak harus indah untuk dicintai. Cukup tahu di mana yang pernah jadi kebun karet, dan cukup.

Kutipan · Tangerang

Bukan Pusat Satu-satunya

Yang menulis sejarah kota ini bukan hanya gedung di Jakarta.

Kutipan · Cisadane

Cisadane Mengajari Sabar

Sungai tidak pernah terburu-buru, tetapi selalu sampai.

Kutipan · Tol Jakarta-Merak

Demokrasi di Tol Merak

Semua sama-sama miskin waktu — satu-satunya bentuk demokrasi yang masih tersisa.

Kutipan · BSD / Karawaci

BSD dan Karawaci

BSD adalah etalase. Karawaci adalah lemari.

Kutipan · Pasar Lama

Mulai dari Pasar Lama

Yang ingin tahu kota ini, mulailah dari Pasar Lama — bukan dari mall.