Gading Serpong · 25 Mei 2026
Hujan di Gading Serpong
Hujan datang dari arah BSD, seperti biasanya, membawa angin yang mendorong papan reklame menari sebentar.
Lima menit kemudian, parkiran Sumarecon Mall yang tadi separuh kosong mendadak penuh sesak.
Pemuda yang tadi nongkrong di Maxx Coffee belakang Pasar Modern kini berdiri di pinggir pintu masuk dengan kemeja yang setengah basah, menelepon entah siapa.
Hujan di Tangerang tidak hanya membasahi tanah — ia juga membongkar kebohongan kecil tentang siapa sebenarnya yang punya payung dan siapa yang hanya berpura-pura sudah siap menghadapi cuaca.
Ketika hujan reda, pemuda itu masih di sana, menunggu seseorang yang mungkin tidak akan datang.
Hujan datang, mall yang biasa lengang tiba-tiba penuh — kota yang ternyata selalu butuh atap.
— ditulis dari Gading Serpong