kutipan tangerang — puisi & refleksi —

← kembali

Puisi

BSD City · 13 Juli 2026

Magang Startup BSD

Rara, anak magang, 21 tahun, dari Brebes, sekarang kos di Cisauk dengan kamar yang muat satu kasur dan satu lemari plastik.

Gajinya satu juta lima ratus, dipotong BPJS yang tidak dia mengerti, dipotong pajak yang tidak dia hitung, pulang ke tangan satu juta dua ratus, yang habis dua minggu pertama untuk kos, listrik, dan ShopeeFood.

Kantornya di BSD, gedung tinggi dengan resepsionis ramah, mesin kopi gratis di pantry, dan slogan di dinding tentang “growth mindset” yang dibaca semua orang dengan sopan tetapi tidak percaya.

Pekerjaannya banyak, Senin sampai Sabtu, kadang Sabtu malam masih revisi deck, kadang Minggu pagi masih balas Slack, kadang dia menangis pelan di toilet yang ber-AC sangat dingin karena tidak ada tempat lain untuk menangis di mall ini.

Tapi dia tetap datang, karena katanya enam bulan magang akan jadi modal portofolio, akan jadi pintu ke gaji yang lebih besar, akan jadi cerita di LinkedIn tentang ketabahan.

Saya melihat dia di lobby pagi tadi, membawa kopi americano yang dia buat sendiri di pantry, tasnya berat dengan laptop bekas, matanya sayu tapi senyumnya tetap ada karena ada CEO yang lewat.

Saya tidak punya saran untuknya, karena saya sendiri pernah jadi dia, dan tabungan saya masih lebih cepat habis daripada portofolio yang saya bangun.

Gaji 1.5 juta, kos di Cisauk, dan portofolio yang dibangun lebih cepat dari tabungan.

— ditulis dari BSD City

oleh Sekar Wulandari

← Semua puisi Lihat kutipan